Materi dan Contoh Soal Tes Substantif PPG Prajabatan 2026

Simak informasi terbaru mengenai Materi dan Soal Tes Substantif PPG Prajabatan 2026 lengkap dengan kisi-kisi dan simulasi latihan soal bagi peserta.

Kemendikdasmen kembali merilis update terkini seputar Materi dan Soal Tes Substantif PPG Prajabatan 2026. Program ini dirancang khusus bagi lulusan S1 atau D-IV untuk mencetak pengajar profesional baru di Indonesia. Kebijakan ini diharapkan mampu menghasilkan tenaga pendidik berkualitas tinggi di berbagai wilayah tanah air.

Dilansir dari portal resmi ppg.kemendikdasmen.go.id, Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan adalah program pendidikan profesi yang diselenggarakan oleh pemerintah untuk mencetak generasi baru guru profesional di Indonesia. Program ini secara khusus ditujukan bagi lulusan Sarjana (S1), Sarjana Terapan, maupun Diploma IV (D-IV), baik dari program studi kependidikan maupun non-kependidikan, yang belum pernah mengabdi atau terdaftar sebagai guru.

Setiap peserta seleksi wajib memahami kisi-kisi dan format ujian berbasis komputer yang diselenggarakan di berbagai LPTK resmi.

Pendaftaran administrasi awal dilakukan melalui laman SIMPKB secara online sebelum peserta melanjutkan ke tahap ujian tertulis berikutnya. Ketelitian dalam melengkapi berkas pendaftaran menjadi penentu utama kelulusan awal di sistem.

Format dan Tahapan Seleksi Ujian Terbaru

Rangkaian seleksi menerapkan sistem gugur yang ketat bagi seluruh pendaftar program nasional ini. Format ujian terdiri dari tiga tahapan utama yang wajib dilalui oleh setiap peserta dengan cermat. Seluruh proses seleksi dirancang secara transparan oleh panitia pusat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Tahap pertama adalah seleksi administrasi berkas yang dilakukan secara online melalui laman SIMPKB. Panitia pusat memverifikasi linieritas ijazah serta kelengkapan dokumen persyaratan identitas pribadi peserta. Pengunggahan dokumen yang tidak sesuai ketentuan akan menyebabkan pembatalan otomatis pada sistem verifikasi awal.

Tahap kedua berupa Ujian Tertulis Berbasis Komputer di Tempat Uji Kompetensi yang telah ditentukan. Peserta yang lolos ujian tertulis kemudian mengikuti tahap wawancara secara online menggunakan aplikasi video conference seperti Google Meet. Penilaian pada tahap akhir ini melibatkan dua asesor profesional untuk menggali potensi kepribadian kandidat.

Materi Utama dalam Tes Substantif

Bagian ujian tertulis mencakup berbagai bidang pengujian untuk mengukur kapasitas akademik kandidat guru. Berikut adalah rincian materi yang diujikan kepada peserta di seluruh Indonesia. Penguasaan materi ini menjadi kunci utama keberhasilan peserta dalam melewati ambang batas nilai.

1. Kemampuan Dasar Literasi Peserta

Materi ini menguji kemampuan memahami, menganalisis, serta mengevaluasi teks bacaan panjang. Peserta harus mampu menarik kesimpulan akurat dari artikel kompleks yang disajikan dalam soal. Kemampuan literasi tingkat tinggi sangat dibutuhkan untuk memecahkan berbagai persoalan kontekstual.

2. Kemampuan Dasar Numerasi Akademik

Bagian ini menilai logika matematika dasar serta interpretasi data grafik secara mendalam. Peserta dituntut menyelesaikan pemecahan masalah angka yang relevan dengan aktivitas kehidupan sehari-hari. Penguasaan angka dan grafik diuji melalui skenario perhitungan matematis yang terstruktur.

3. Penguasaan Konten Bidang Studi

Porsi terbesar soal menguji kedalaman ilmu sesuai mata pelajaran pilihan masing-masing kandidat. Peserta memadukan pengetahuan profesional dengan pemahaman pedagogik kelas secara simultan. Penguasaan bidang studi memastikan kesiapan guru dalam mengajar di sekolah nantinya.

4. Kompetensi Pedagogik Profesional Guru

Soal ini mengukur kemampuan mengelola pembelajaran yang berpusat pada siswa di kelas. Peserta merancang aktivitas belajar efektif untuk mencapai tujuan pendidikan nasional berdasarkan nilai Pancasila. Kompetensi ini mencakup penyusunan perangkat pembelajaran dan evaluasi hasil belajar siswa.

Bentuk Soal Tes PPG Prajabatan

Latihan soal mendalam membantu peserta mengenali pola ujian secara nyata di lapangan. Penguasaan contoh soal meminimalkan kesalahan saat menghadapi UTBK resmi. Pembahasan soal disusun secara sistematis agar mudah dipahami oleh seluruh kandidat.

Contoh soal pilihan ganda menguji klasifikasi jenis materi pembelajaran berbasis teori desain instruksional. Jawaban yang tepat mencakup fakta, konsep, prinsip, metode sistematis, serta sikap sosial. Pemahaman teori pedagogik membantu peserta menjawab soal analisis dengan tepat.

Contoh soal esai menuntut peserta menceritakan motivasi mendalam menjadi pendidik masa depan. Kandidat menguraikan solusi rasional terhadap tantangan distraksi digital akibat penggunaan HP. Esai ditulis secara jujur untuk mencerminkan karakter asli seorang pengajar teladan.

Pertanyaan wawancara menggunakan metode STAR untuk menilai kecerdasan emosional dan daya juang. Asesor menguji kemampuan negosiasi peserta ketika menghadapi perbedaan pendapat dengan rekan kerja senior. Penggunaan metode terstruktur ini menunjukkan kematangan emosi kandidat di lingkungan profesional.

Contoh soal pilihan ganda (penguasaan konten dan pedagogik) 

1. Secara umum, klasifikasi jenis-jenis materi pembelajaran yang tepat menurut teori desain instruksional adalah sebagai berikut… 

A. Fakta, konsep, prinsip, definisi, aksioma 

B. Fakta, konsep, prinsip, prosedur, sikap/nilai 

C. Fakta, konsep, definisi, aksioma, prosedur 

D. Fakta, konsep, prinsip, definisi, prosedur 

Jawaban yang benar: B 

Dalam ilmu pedagogik, materi pembelajaran diklasifikasikan menjadi 5 jenis pokok: Fakta (kenyataan/nama objek), Konsep (definisi/ciri), Prinsip (hubungan antar konsep/rumus), Prosedur (langkah-langkah sistematis), dan Sikap/Nilai (afektif).

2. Dalam menetapkan Standar Ketuntasan Minimal Belajar (SKMB) atau KKM, guru harus mempertimbangkan beberapa aspek. Berikut ini yang BUKAN merupakan faktor penentu SKMB/KKM adalah… 

A. Daya dukung (Sarana dan prasarana sekolah) 

B. Minat dan bakat personal peserta didik 

C. Kompleksitas (Tingkat kesulitan materi) 

D. Intake (Tingkat kemampuan awal siswa) 

Jawaban yang benar: B 

KKM ditentukan oleh 3 faktor yaitu Kompleksitas materi, Daya dukung sekolah (ketersediaan alat/guru), dan Intake (rata-rata nilai atau kemampuan awal siswa). Minat dan bakat tidak dijadikan landasan penentuan KKM kelas.

3. Coba perhatikan beberapa indikator aktivitas guru di bawah ini: 

(1) Menyusun perencanaan pembelajaran (RPP/Modul Ajar) 

(2) Mengidentifikasi materi ajar yang memicu miskonsepsi 

(3) Menguasai keilmuan bidang studi secara mendalam (4) Menjadi tokoh masyarakat sebagai rujukan informasi 

(5) Mengelola kelas dan lingkungan belajar yang kondusif 

Seorang guru yang profesional harus menguasai 4 kompetensi utama. Dari daftar di atas, manakah yang merupakan cerminan murni dari Kompetensi Pedagogik? 

A. 1 dan 5 

B. 1 dan 3 

C. 3 dan 5 

D. 2 dan 4 

Jawaban yang benar: A

Kompetensi Pedagogik adalah kemampuan guru dalam seni mengelola pembelajaran peserta didik. Hal ini mencakup perencanaan (poin 1) dan pengelolaan kelas/evaluasi (poin 5). Poin (3) adalah Kompetensi Profesional, sedangkan poin (4) adalah Kompetensi Sosial. 

Contoh soal kemampuan dasar literasi 

“Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk tidak lagi menjadi satu-satunya sumber belajar di kelas. Siswa didorong untuk melakukan eksplorasi mandiri melalui berbagai media digital. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak siswa yang justru menggunakan akses internet untuk bermain gim atau mengakses konten hiburan di tengah jam pelajaran, alih-alih mencari materi diskusi.” 

Kesimpulan solusi yang paling tepat berdasarkan teks permasalahan di atas adalah… 

A. Kurikulum Merdeka gagal diterapkan karena siswa lebih suka bermain gim. 

B. Guru harus melarang penggunaan internet dan ponsel secara total di dalam kelas. 

C. Diperlukan pengawasan dan literasi digital yang kuat agar siswa menggunakan internet sesuai tujuan pembelajaran. 

D. Internet adalah media hiburan yang tidak cocok digunakan untuk eksplorasi materi di sekolah. 

E. Guru harus kembali menjadi satu-satunya sumber belajar agar kelas kondusif. 

Jawaban yang benar: C 

Soal literasi HOTS menuntut kesimpulan yang solutif. Opsi A, B, D, dan E bersifat reaktif, pesimis, atau menolak inovasi pendidikan. Opsi C adalah kesimpulan paling tepat karena merespons akar masalah (kurangnya literasi digital dan pengawasan) tanpa menolak esensi dari Kurikulum Merdeka. 

Contoh soal kemampuan dasar numerasi 

Pak Budi adalah guru Matematika. Setelah mengadakan ulangan harian di kelas 8A yang berjumlah 30 siswa, ia mendapati data sebagai berikut: 6 siswa mendapat nilai 60, 9 siswa mendapat nilai 70, 10 siswa mendapat nilai 80, dan sisanya mendapat nilai 90. 

Jika Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) di kelas tersebut adalah 75, berapakah persentase siswa yang tidak tuntas

A. 20% 

B. 30% 

C. 40% 

D. 50% 

E. 60% 

Jawaban yang Benar: D (50%) 

Pembahasan: 

  • Jumlah total siswa = 30 orang.
  • Siswa yang tidak tuntas (mendapat nilai di bawah 75) = 6 siswa (nilai 60) + 9 siswa (nilai 70) = 15 siswa.
  • Rumus persentase = (15 / 30) x 100% = 50%.

Dalam tes numerasi, bacalah dengan teliti kata kuncinya, apakah yang ditanyakan persentase siswa yang “tuntas” atau “tidak tuntas”. 

Contoh soal kompetensi pedagogik (studi kasus) 

Saat mengajar materi IPAS, Bu Ani menyadari bahwa ada satu kelompok siswa yang sangat pasif, terlihat bosan, dan kesulitan memahami penjelasan di papan tulis.

Namun, ketika Bu Ani memutar video animasi singkat tentang materi tersebut, kelompok siswa itu tiba-tiba menjadi sangat antusias dan paham.

Tindakan profesional apa yang sebaiknya dilakukan Bu Ani untuk pertemuan berikutnya? 

A. Menasihati kelompok siswa tersebut agar lebih fokus saat guru sedang menjelaskan di papan tulis. 

B. Memisahkan siswa yang pasif tersebut ke kelas lain yang khusus menggunakan media video. 

C. Melakukan asesmen diagnostik gaya belajar, lalu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di dalam kelas. 

D. Mengubah seluruh metode mengajarnya menjadi hanya menonton video selama satu semester penuh. 

E. Memberikan tugas tambahan (PR) kepada siswa yang pasif agar mereka mau belajar membaca buku. 

Jawaban yang benar: C 

Berdasarkan prinsip Kurikulum Merdeka yang berpusat pada peserta didik, perbedaan gaya belajar (ada siswa yang lebih visual/auditori) harus difasilitasi oleh guru. Memaksa (Opsi A dan E) atau menyeragamkan satu metode (Opsi D) bukanlah tindakan pedagogik yang bijak. 

Solusi paling mutakhir adalah melakukan asesmen diagnostik awal dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi (Opsi C). 

Contoh soal esai 

1. Apa motivasi terdalam Anda menjadi guru dan tantangan apa saja yang paling sulit dihadapi saat ini? 

Hindari jawaban klise seperti “ingin mencari pekerjaan”. Ceritakan panggilan hatimu.

Uraikan secara sistematis, misalnya bagaimana pengalamanmu saat kuliah menyadarkanmu akan pentingnya pendidikan karakter anak bangsa.

Lalu, sebutkan tantangan modern (seperti kecanduan gadget atau degradasi moral pada siswa) dan jelaskan solusi rasional yang akan kamu terapkan di kelas untuk mengatasi hal tersebut.

Contoh jawaban: 

“Motivasi terdalam saya lahir saat saya mengikuti program relawan mengajar mahasiswa di daerah pinggiran kota. Di sana, saya menyadari bahwa peran guru bukan sekadar mentransfer ilmu di papan tulis, melainkan membentuk karakter dan memberikan harapan masa depan bagi anak-anak.

Menurut saya, tantangan terberat pendidik saat ini adalah tingginya tingkat distraksi digital (kecanduan gadget) yang memengaruhi fokus dan empati sosial siswa di dunia nyata. 

Untuk menghadapi tantangan tersebut, solusi yang saya terapkan adalah menggunakan pendekatan Project-Based Learning (pembelajaran berbasis proyek) yang menuntut siswa bekerja sama secara berkelompok di luar layar gawai, serta menyisipkan literasi digital agar mereka bijak menggunakan internet sebagai alat riset, bukan sekadar hiburan.” 

2. Apa kelebihan atau keterampilan khusus yang mendukung Anda untuk menjadi seorang pendidik yang unggul? 

Fokuslah pada soft skills yang sangat relevan dengan dunia pendidikan saat ini.

Jelaskan bahwa kamu tidak hanya menguasai materi secara akademis, tetapi juga memiliki empati tinggi dan kesabaran dalam mendengarkan keluhan siswa.

Jelaskan juga kemampuan memanfaatkan teknologi digital (seperti menggunakan AI atau media interaktif) untuk menciptakan kelas yang menyenangkan dan tidak membosankan. 

Contoh jawaban: 

“Kelebihan utama saya adalah perpaduan antara kecerdasan emosional (empati) dan kemampuan adaptasi teknologi. Saya menyadari bahwa setiap peserta didik memiliki ritme belajar dan masalah personal yang berbeda, sehingga saya selalu meluangkan waktu untuk mendengarkan kesulitan mereka tanpa menghakimi.

Selain pendekatan emosional, saya juga aktif berinovasi menggunakan teknologi digital terkini di kelas. Saya terbiasa memanfaatkan media interaktif, merancang materi visual berbantuan AI (Artificial Intelligence), dan menggunakan platform gamifikasi (seperti Quizizz atau Kahoot) dalam asesmen belajar. Kombinasi empati dan teknologi ini sangat efektif untuk membangun kelas yang aman, interaktif, dan jauh dari kata membosankan.” 

Contoh soal tes wawancara (ujian lisan) 

Ceritakan pengalaman Anda ketika Anda memiliki perbedaan pendapat dengan rekan kerja yang lebih senior. Bagaimana Anda menyelesaikannya?” 

Gunakan Metode STAR untuk menjawabnya, seperti: 

  • S (Situation): “Saat saya magang mengajar tahun lalu, guru pamong saya yang lebih senior menolak ide saya menggunakan kuis interaktif berbasis smartphone (Kahoot) karena beliau merasa itu akan membuat kelas menjadi gaduh.”
  • T (Task): “Tugas saya adalah membuktikan bahwa teknologi tersebut sangat efektif meningkatkan partisipasi siswa, namun tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada beliau.” 
  • A (Action):“Saya mengajak beliau berdiskusi secara empatik di luar jam kelas, menjelaskan cara kerjanya secara perlahan, dan memohon izin untuk melakukan uji coba selama 15 menit saja di akhir pelajaran. Saya juga menetapkan rules (aturan) tegas di kelas agar siswa tidak membuka aplikasi lain.”
  • R (Result): “Hasilnya, kelas menjadi sangat hidup dan nilai evaluasi siswa meningkat drastis. Guru senior tersebut akhirnya mengapresiasi metode saya dan bahkan meminta saya untuk mengajarinya.” 

Jawaban terstruktur ini sangat dicari oleh asesor karena menunjukkan resiliensi, kecerdasan emosional, dan kemampuan negosiasi yang santun.

Cara Mengerjakan Soal Tes PPG

Peserta wajib memperhatikan instruksi sistem komputer selama ujian berlangsung di ruang tes. Berikut adalah panduan teknis menjawab soal ujian:

  • Pilih lebih dari satu opsi jawaban kompleks.
  • Klik satu pilihan pada soal pilihan ganda biasa.
  • Ketik langsung jawaban esai pada kolom teks.
  • Tandai pertanyaan sulit menggunakan fitur ragu-ragu di layar.

Manajemen waktu yang baik mencegah peserta kehabisan durasi pengerjaan soal ujian. Ketelitian membaca instruksi menentukan ketepatan jawaban di setiap nomor soal komputer.

Tips Agar Lolos Tes PPG Ini

Persiapan matang menentukan keberhasilan peserta dalam menembus seleksi ketat tahun ini. Strategi terarah membuat penguasaan materi menjadi lebih optimal dan terstruktur. Komitmen tinggi dalam belajar menjadi modal utama menghadapi ujian berbasis komputer.

Peserta disarankan rutin berlatih mengerjakan soal menggunakan pengatur waktu digital. Latihan berulang melatih insting kecepatan berpikir di bawah tekanan waktu ujian tertulis. Pengelolaan waktu yang disiplin menghindarkan peserta dari kepanikan saat ujian.

Pemahaman mendalam terhadap konsep Kurikulum Merdeka sangat menentukan keberhasilan menjawab soal pedagogik. Peserta harus mengutamakan metode pembelajaran berpusat pada siswa di ruang kelas. Inovasi pembelajaran modern menjadi nilai tambah dalam penilaian asesor.

Sebelum mendaftar, pastikan ijazah S1 atau D-IV benar-benar linier dengan formasi pilihan di laman SIMPKB. Ketidaksesuaian data administrasi menyebabkan peserta gugur secara otomatis pada tahap awal pendaftaran. Pemeriksaan linieritas dokumen wajib dilakukan sebelum peserta mengirimkan data ke sistem pusat.